Kerajaan Singasari
9.
Kerajaan Singasari (Tahun 1222 – 1292).
Sumber sejarah
tentang Singasari terdapat dalam buku : Pararaton dan Negarakertagama, ditambah
prasasti-prasasti peninggalannya.
• Pararaton atau
disebut juga Katuturanira Ken Arok, isinya menceritakan riwayat Ken Arok dari
lahir sampai menjadi raja dan urutan raja-raja yang memerintah di
Singasari.
• Negarakertagama
ditulis oleh Prapanca yang merupakan seorang pujangga kraton Majapahit pada
tahun 1365 : isinya : Pandangan filsafat, keindahan kraton Majapahit, perjalanan
suci Hayam Wuruk ke tempat percandian leluhurnya antara lain ke Singasari.
Memuat riwayat Ken Arok juga.
Selama perkembangan
kerajaan Singasari diperintah oleh beberapa raja. Pertama adalah Ken Arok yang
berhasil menjadi raja pertama Singasari. Setelah membunuh Tunggul Ametung
(Akuwu di Tumapel) Ken Arok dapat mengalahkan Kertajaya Raja Kediri
di pertempuran Ganter 1222. Istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes,
dipersunting Ken Arok, menurut ramalan Ken Dedes akan menurunkan raja-raja
besar. Setelah Ken Arok meninggal karena dibunuh Anusapati (anak
tirinya), maka Anusapati menggantikan sebagai raja.
Tohjaya anak Ken Arok
dengan Ken Umang membalas dendam dengan membunuh Anusapati. Tohjaya hanya
beberapa bulan saja memerintah karena terjadi pemberontakan dan Tohjaya
terbunuh. Ronggowuni dan Mahisa Campaka, sebagai raja dan patih yang memerintah
di Singasari lebih kurang selama 20 tahun. Pemerintahannya stabil.
Putra Ronggowuni yang
bernama Kertanegara, menggantikan ayahnya menjadi raja Singasari. Singasari
mencapai puncak kejayaan di bawah pemerintahan raja Kertanegara.
Kertanegara terkenal
dengan gagasannya untuk menyatukan seluruh kerajaan-kerajaan di Nusantara di
bawah payung kekuasaan Singasari. Cita-cita ini dikenal sebagai Wawasan
Nusantara I. Untuk melaksanakan cita-citanya Kertanegara melakukan :
- Perluasan daerah
dan hubungan dengan luar negeri. Pengiriman expedisi ke Sumatra yang terkenal
dengan ekspedisi Pamalayu 1275 M. Kertanegara mengadakan kerjasama dengan Campa
untuk bersama-sama menghadapi Ku Bilai Khan dari Cina, yang dianggap sebagai
ancaman oleh Kertanegara.
- Struktur
Pemerintahan Singasari sudah lengkap, yaitu pada pemerintahan Kertanegara raja
sebagai penguasa tertinggi. Kemudian didampingi dewan penasehat. Di bawahnya
masih terdapat pegawai-pegawai yang mengawasi berbagai bidang. Bidang agama,
pertahanan dan sebagainya.
- Kehidupan Agama,
Singasari masa pemerintahan raja Kertanegara, agama Hindu dan Budha sama-sama
berkembang. Kertanegara sendiri memeluk Ciwa-Budha, terjadi sinkretisme antara
agama Hindu-Budha. Kertanegara menganut aliran Tantrayana.
Dengan politik
perluasan daerah yang dicanangkan Kertanegara, banyak tentara yang dikirim
keluar daerah.
Pada waktu sedang
sepi penjaga, dan pasukan penjaga istana berkurang, Singasari diserang raja
Kediri yaitu Jayakatwang. Kertanegara meninggal dalam peristiwa ini, dicandikan
di dua tempat, di Candi Jawi dan candi Singasari. Raden Wijaya dengan
bantuan pasukan Tar-Tar (Cina) dapat mengalahkan Jayakatwang, dan mendirikan
kerajaan Majapahit. Kertanegara sebagai raja terakhir dan terbesar dari
kerajaan Singasari, diabadikan di beberapa tempat. Terkenal Arca Kertanegara
yang bernama Joko Dolog di Surabaya. Wafatnya Kertanegara mengakhiri riwayat
kerajaan Singasari
Source :
Source :







0 Response to "Kerajaan Singasari"
Posting Komentar